Baju Renang Wanita dan Cara Merawatnya Agar Tidak Melar

Renang termasuk salah satu olahraga yang memiliki banyak manfaat diantaranya adalah membantu untuk memperbaiki posisi janin, untuk meninggikan badan ataupun untuk penderita skoliosis atau penyakit punggung lainnya. Saat berenang tentunya menggunakan pakaian renang. Ada beragam jenis baju renang wanita yang bisa dipilih misalnya bikini atau yang tertutup yang cocok untuk para muslimah karena tidak mengumbar aurat.

kolam renang

Sayangnya, baju renang untuk wanita umumnya terbuat dari bahan spandek sehingga lebih mudah melar saat digunakan. Bahan kimia yang ada di kolam renang, hot tube, tabir surya yang digunakan untuk melindungi tubuh dari sinar UV atau bahkan sinar UV sendiri mampu mempengaruhi kondisi dari baju renang Anda. Jika salah dalam perawatannya, baju renang bisa rusak misalnya melar sehingga mau tidak mau Anda harus belanja online untuk membeli baju renang yang baru.

Ada beberapa tips untuk Anda agar baju renang bisa tahan lama dan tidak melar. Pertama adalah sebisa mungkin hindari bahan kimia. Namun, jika Anda berenang di kolam renang yang pasti ada pembersih yang berasal dari bahan kimia-nya, setelah Anda selesai berenang segera bersihkan pakaian renang Anda dengan menggunakan air bersih. Jangan lupa, untuk mencuci pakaian tersebut dengan menggunakan tangan dan hindari menggunakan mesin cuci agar baju renang tersebut tidak rusak misalnya melar. Hal tersebut disebabkan karena mesin cuci dan pengering pakaian, bisa saja tidak sengaja mengeluarkan suhu panas yang bisa menyebabkan baju Anda untuk berenang tersebut menjadi melar.

Menurut Joghn Mahdessian yang merupakan pemilik binatu yang ada di New York, AS ini mengemukakan jika sebelum Anda mengenakan baju renang wanita Anda sebaiknya tidak menggunakan produk yang terbuat atau mengandung bahan minyak atau riasa. Ia juga menyarankan jika baju renang tersebut harus dibilas terlebih dahulu dengan menggunakan air dengan tujuan untuk menghilangkan klorin yang menempel pada baju renang.

Setelah itu baju tersebut direndam dengan menggunakan deterjen yang terbuat dari bahan yang alami sehingga tidak merusak serat kain. Anda bisa menggunakan deterjen khusus untuk batik yang terbuat dari lerak dan alami yang tidak hanya bisa digunakan untuk mencuci batik namun juga baju yang sangat halus teksturnya. Jika tidak ada deterjen untuk batik, Anda bisa menggunakan alternatif yang lainnya yaitu dengan menggunakan shampoo bayi yang memiliki pH netral sehingga tidak menyebabkan serat kain menjadi rusak. Setelah dicuci, bilas dengan menggunakan air bersih agar baju bersih dari sabun dan jamur.

Setelah dibilas, hindari untuk memeras pakaian terlalu kuat apalagi baju renang yang lebih tipis dan menggunakan bahan yang bisa melar. Memeras baju hingga benar-benar kering bisa membuat serat kain menjadi rusak sehingga pakaian tersebut akan menjadi lebih cepat melar, termasuk baju renang. Untuk membuang air yang ada di baju renang tersebut, Anda bisa meletakkan baju renang tersebut di atas handuk bersih kemudian gulung hingga handuk tersebut menyerap kelebihan air yang ada di pakaian renang Anda dan bisa Anda jemur.

Saat menjemur baju renang wanita, hindari untuk menjemurnya langsung di bawah sinar matahari, cukup diangin-anginkan. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari agar baju renang yang Anda cuci tersebut tidak pudar warnanya serta tidak mudah rusak seratnya karena terkena panas secara langsung. Selain harus dihindari menjemur di bawah sinar matahari, hindari juga mengeringkan pakaian renang dengan menggunakan pengering.

Comments

Popular Posts