Skip to main content

Featured

Gusi Sering Berdarah? Ketahui Penyebab serta Cara Mencegahnya

Mengincar Beasiswa S2 Luar Negeri? Ini Tempatnya!

Melanjutkan pendidikan pasca sarjana menjadi pilihan banyak orang terutama mereka yang memiliki pendidikan profesi. Dengan gelar doktor, kesempatan berkarir di jalur profesional akan lebih terbuka lebar. Apalagi jika Anda akan mengambil kuliah pasca sarjana di luar negeri. Meski tak selamanya universitas di luar negeri memiliki kualitas lebih baik dari dalam negeri, namun untuk universitas pilihan seperti di Eropa dan Amerika memang diakui menghasilkan lulusan yang lebih kompeten. Untuk urusan biaya, Anda bisa mencari beasiswa S2 yang saat ini banyak dibagikan oleh lembaga pemerintahan maupun non pemerintahan.


Biaya pendidikan kini bisa diusahakan melalui jalur beasiswa yang banyak diberikan oleh pemerintahan dan non pemerintahan. Beasiswa bukan hanya diberikan bagi lulusan sekolah tinggi untuk melanjutkan kuliah saja, namun juga untuk calon mahasiswa pasca sarjana. Bagi Anda yang saat ini berniat melanjutkan kuliah ke luar negeri dan ingin mendapatkan beasiswa pasca sarjana, berikut ini adalah beberapa tempat atau lembaga yang sering mengeluarkan beasiswa dan bisa Anda ikuti programnya:

Kemenristekdikti

Merupakan lembaga pendidikan dari pemerintah yang mengeluarkan beasiswa baik untuk pelajar maupun mahasiswa dan mahasiswa pasca sarjana. Beasiswa yang diberikan oleh dikti ini bisa digunakan untuk universitas dalam negeri dan luar negeri. Bukan hanya uang kuliah yang bisa Anda dapatkan namun juga uang saku.

Beasiswa LPDP

Merupakan beasiswa yang memiliki kuota paling banyak hingga 4000 peserta dan terbagi untuk penerima beasiswa dalam negeri sebanyak 2.600 dan beasiswa luar negeri sebanyak 1.400. Beasiswa yang diberikan khusus untuk pendidikan S2 dan S3. Test dilakukan untuk menyeleksi peserta dengan cara menuliskan easy mengenai Kontribusi untuk Indonesia dan Sukses Terbesar dalam Hidupku. Dikeluarkan oleh Kemenkeu yang memberikan bukan hanya uang kuliah namun juga uang wisuda, uang saku, uang buku hingga tiket pulang pergi dengan pesawat.

AAS (Australia Award Scholarship)

Merupakan beasiswa s2 dan s1 yang diberikan oleh pemerintah Australia. Indonesia memiliki jatah 300 peserta setiap tahunnya dari program ini. Untuk mengikuti program ini Anda harus memiliki skor IELTS minimal 5,5 dan untuk PhD minimal 6. AAS bukan hanya memberikan uang kuliah namun juga menanggung biaya hidup dan tiket pesawat pulang pergi Indonesia Australia. Pendaftaran ini dibuka setiap Februari hingga April setiap tahunnya.

StuNed

Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Belanda kepada calon mahasiswa pasca sarjana dari Indonesia dengan kuota 60 hingga 70 peserta setiap tahunnya. Beasiswa dari Belanda ini tidak melalui tahapan wawancara sehingga Anda harus membuat motivation letter yang terbaik untuk bisa menyisihkan kandidat lainnya. Belanda juga memberikan tunjangan selama mahasiswa berada di sana untuk menempuh pendidikan termasuk tiket pulang pergi Belanda - Indonesia dan tiket lokal lainnya yang mendukung pendidikan.

Selain beasiswa s2 yang tertulis di atas, masih banyak lagi lembaga yang mengeluarkan program beasiswa pasca sarjana untuk lulusan Indonesia. Bahkan beberapa negara di Jerman sudah menggratiskan biaya pendidikan di sana untuk semua warga negara, namun tetap saja Anda akan membutuhkan biaya untuk tiket pesawat, membeli buku dan keperluan lainnya jika tidak diimbangi dengan beasiswa. Jangan ragu atau malas untuk mengurus dokumen guna keperluan ikut program beasiswa ini karena meski proses mengurus dokumen akan membutuhkan waktu yang lumayan lama namun setidaknya hal ini akan berguna untuk mengantar Anda menempuh pendidikan yang lebih baik untuk masa depan yang lebih cerah.

Comments

Popular Posts