Tanda-tanda Mau Melahirkan Sudah Dekat

Ketika masuk usia kehamilan 9 bulan, memperhatikan tanda tanda mau melahirkan menjadi hal yang wajib dilakukan. Dengan memperhatikan tanda melahirkan, Anda bisa bersiap diri serta bersiaga untuk menghadapi persalinan. 

Meskipun sudah mengetahui HPL atau Hari Perkiraan Lahiran, namun tidak sedikit ibu hamil yang bersalin melebihi atau kurang dari hari perkiraan lahirannya. Sehingga, Anda harus memperhatikan berbagai macam tanda melahirkan yang biasanya mulai terasa kurang lebih 3 minggu sebelum hari lahir datang. 

Bebagai Tanda-tanda Mau Melahirkan Sudah Dekat

Antara satu wanita dengan wanita yang lain bisa saja memiliki tanda yang berbeda, lebih-lebih tidak terdapat cara baku untuk memprediksi tanda akan melahirkan. Bahkan, saat Anda mengamatinya, tanda kelahiran ini bisa berlangsung beberapa hari atau beberapa minggu.

Sebenarnya dalam hal ini tubuh mulai melakukan persiapan persalinan. Meskipun antara satu wanita dengan wanita lain berbeda, berikut beberapa tanda akan melahirkan yang umum terjadi, antara lain:

1. Sering buang air kecil

Biasanya, beberapa pekan sebelum melahirkan, bayi akan turun di rongga panggul ibu hamil. Hal ini bisa membuat rahim menekan kandung kemih dan ibu hamil terasa ingin buang air kecil terus menerus. Intensitasnya akan lebih sering dibandingkan dengan sebelumnya. 

2. Sulit tidur

Biasanya, terganggungnya waktu tidur malam serta perasaan gelisah menjadi tanda lahiran akan semakin dekat. Untuk mengatasinya, Anda dapat beristirahat di siang hari, karena Anda memerlukan tenaga saat persalinan dilakukan. 

3. Merasakan nyeri 

Nyeri juga menjadi tanda-tanda mau melahirkan. Sebelum melahirkan, Anda mungkin akan merasakan kram atau nyeri di bagian punggung, dan perut. Nyeri ini seperti ketika mendekati masa menstruasi, namun jauh lebih sakit. 

4. Berubahnya emosi dengan cepat

Seringnya, ibu hamil juga merasakan perubahan emosi beberapa hari sebelum waktu melahirkan tiba. Contohnya saja seperti moody, dan mudah marah seperti masa ketika akan tiba menstruasi. 

5. Sendi terasa longgar

Ketika berada di masa kehamilan, hormon relaxin akan membuat ligamen Anda melonggar. Sebelum melahirkan, mungkin Anda memperhatikan jika persendian di tubuh akan kurang kencang dan rileks. 

Otot serta sendi akan bergeser dan meregang, ini menjadi cara alami untuk membuka panggul sehingga persalinan, si kecil bisa lancar dilahirkan. 

6. Diare

Layaknya otot-otot yang berada di dalam lahir yang santai ketika bersiap untuk melahirkan, otot-otot di tubuh termasuk dubur juga demikian. Hal ini bisa menyebabkan diare, tentu saja ini menjadi tanda persalinan yang sedikiut menganggu yang dialami beberapa ibu hamil selama kehamilan. 

Sebenarnya bukan hanya itu, namun pengaruh hormonan, mengkonsumsi vitamin prenatal serta perubahan pola makan juga bisa menjadi penyebab munculnya diare. 

7. Kemunculan kontraksi palsu

Kontraksi palsu ini biasanya berlangsung 30 sampai 120 detik serta tidak terjadi secara beraturan. Biasanya kontraksi palsu akan hilang ketika ibu hamil rileks atau berpindah posisi. Bukan hanya itu, biasanya kontraksi palsu hanya terasa di panggul dan perut.

Padahal, kontraksi sungguhan biasanya terasa sampai di bawah punggung serta berpindah di depan terut. Sebenarnya, kontraksi palsu ini dirasakan semenjak usia kehamilan 16 minggu, namun kontraksi ini bisa lebih kuat ketika mendekati masa melahirkan. 

8. Keluar lendir kental

Selama kehamilan, leher rahim tertutup lendir kental, tetapi ketika mendekati persalinan, leher rahim bisa membesar dan melunak. Bersamaan dengan hal itu, lendir leher rahim akan keluar, biasanya warna lendir ini cukup beragam mulai dari merah muda, bening hingga sedikit berdarah. 

Mengetahui tanda-tanda mau melahirkan untuk calon ibu menjadi hal yang penting, apalagi jika Anda memiliki rencana melahirkan normal.

No comments:

Post a Comment