Mengenali Jenis Plester Penutup Luka yang Tepat untuk Luka Anda

Luka di badan, terdengar kecil dan bukan masalah besar. Namun, Anda tidak boleh menyepelekannya. Luka yang terlihat dapat saja menjadi besar atau infeksi jika tidak diatasi dengan tepat dan benar. Salah satu caranya adalah dengan menutup atau memplester luka dan mengoleskan obat luka tidak lengket di kasa.


Haruskah luka tersebut ditutup?

Para ahli kesehatan menganggap penutupan luka penting dilakukan. Luka yang ditutup akan membantu menghentikan pendarahan yang terjadi. Selain itu, penutupan luka mencegah menempelnya kotoran dan bakteri baru. Ada kemungkinan bakteri yang menempel pada luka dapat mengakibatkan luka mengalami infeksi. Penyembuhannya akan semakin lambat.

Terakhir, luka yang ditutup akan membuat luka lebih cepat pulih dibandingkan luka mengering sendiri. Luka akan terjaga kelembabannya. Dengan kelembaban yang terjaga, sel fibroblas yang akan membentuk jaringan baru di atas luka akan lebih cepat bekerja.

Terdapat banyak penutup luka yang beredar di pasaran. Bagaimana Anda harus memilihnya agar tepat guna? Yuk kenali cara mengenali jenis plester penutup luka yang tepat!

1. Perhatikan Besar Luka

Luka besar dan kecil harus diperhatikan untuk mengetahui penutup luka yang tepat.
Jika luka kecil, Anda dapat menggunakan plester penutup luka instan yang dijual di pasaran. Untuk anak ada plester yang bergambar untuk menyenangkan hatinya.

Untuk luka lebih besar, Anda memerlukan kain kasa gulung atau plester gulung. Kedua jenis plester ini justru lebih lekat menahan luka dan fleksibel.

2. Letak Luka

Meski kecil, tidak semua luka dapat ditutup dengan plester instan.
Luka persendian misalnya, bagian ini rawan sekali karena sering bergerak. Plester gulung yang tepat dapat Anda tanyakan pada petugas apoteker agar bisa menahan persendian dan perdarahan dapat dihentikan.

3. Kenali Jenis Penutup Luka

Jika luka Anda cukup memprihatinkan, sebaiknya mengenali beberapa jenis penutup luka di bawah ini:
  • Film Dressing, penutup luka yang melindungi dari gesekan dan tebus udara sehingga terjaga kelembabannya tetapi tetap melindungi dari bakteri.
  • Simple Island Dressing, biasa digunakan untuk menutup luka bekas jahitan.
  • Non-Adherent Dressing, penutup luka yang tidak lengket di kulit sehingga tidak sakit saat dilepas.
  • Moist Dressing, penutup luka yang menjaga kelembabannya.
  • Absorbent Dressing, cocok untuk luka yang cukup basah karena akan menyerap cairan keluar.

Itulah 3 jenis cara mengenali penutup luka yang tepat sebagai bagian dari cara agar luka cepat kering. Jangan lupa untuk membersihkan luka sebelum ditutup dan segera ke dokter jika luka cukup lebar dan kelihatan semakin parah. Semoga bermanfaat!

No comments:

Post a Comment